ada kupu-kupu hinggap di jendela
semangat menggebu memancarkan kegembiraan
dengan warnanya yang memikat
bagi sang pujangga yang melihat
meski tak dekat namun merasa terikat
oleh sebagiannya menyambut gembira
namun tak sedikit yang berargumen sinis
namun tetap saja
kupu-kupu memikat
dengan segala yang melekat
di sekujur tubuh nya
sayapnya mengepak
melambai pada sang pujangga
seakan muncul asumsi yang tak terpahamkan
bagaikan sang pujangga diharuskan mendekat kemudian bersamanya
mengukir indah dalam memorinya
meski hanya sekejap
inginnya bersama sang pujangga
hanya itu, cukup dan tak ada yang dilebihkan
dengan menggoda manis
melambai indah
memancarkan warna hidup kebahagiaan
dan terus memberi harapan pada sang pujangga
untuk terus hidup dan meneruskan hidupnya
meski tak selamanya akan tetap hidup
tapi setidaknya menjauhkan jarak
dari ketidakhidupan.
*Tsalisa Yuliyanti
semangat menggebu memancarkan kegembiraan
dengan warnanya yang memikat
bagi sang pujangga yang melihat
meski tak dekat namun merasa terikat
oleh sebagiannya menyambut gembira
namun tak sedikit yang berargumen sinis
namun tetap saja
kupu-kupu memikat
dengan segala yang melekat
di sekujur tubuh nya
sayapnya mengepak
melambai pada sang pujangga
seakan muncul asumsi yang tak terpahamkan
bagaikan sang pujangga diharuskan mendekat kemudian bersamanya
mengukir indah dalam memorinya
meski hanya sekejap
inginnya bersama sang pujangga
hanya itu, cukup dan tak ada yang dilebihkan
dengan menggoda manis
melambai indah
memancarkan warna hidup kebahagiaan
dan terus memberi harapan pada sang pujangga
untuk terus hidup dan meneruskan hidupnya
meski tak selamanya akan tetap hidup
tapi setidaknya menjauhkan jarak
dari ketidakhidupan.
*Tsalisa Yuliyanti


Posting Komentar