Unknown
berputar bagai dunia yang ku kelilingi
mengatur urusan
dari mekar bunga sampai layunya
menghembuskan hirup udara mesra
mengulurnya sampai tubuh pada kalanya

menghangat kembali saat tubuh telah lemah
menaungimu bagai payung baja
tahan ku dengan lemahmu
hingga amanan mu mengamankanku
tanpa berkutik tak bernada

mengingat sisa sisa airmu
membasah
membasuh
i jatung yang terus bekerja

sampai mereka melihat kau begitu
dengan hal yang tak perlu pada nyatanya

terus memalingkannya meski diterkam kerinduan
aku tak ingin
lalu
bagaimana yang baik
untuk semuanya

berbicara mulutku tak
artikan dalam gerak gerikku
hingga dalam hati telah mengetahui
akan hal baik
bukan
untuk ku
untuk mu
untuk nya
untuk mereka
yang mencampur
maupun yang melepas
tetap terjaga meski tak merasa
namun memang seperti itu
kilatnya senyum yang terpancar di bibir
menjadi arti baru bagi niat
yang semua berkata baik.


*Tsalisa Yuliyanti 
0 Responses

Posting Komentar