Setelah salat Duhur, waktunya makan
siang dan aku memutuskan untuk mencari makan. Karena rasa malas untuk jalan
jauh, akhirnya aku memutuskan untuk tidak pergi ke kantin dan membeli bakso
mini. Bukan hanya aku, melainkan teman-temanku pun ikut membeli bakso mini.
Dengan lahap teman-teman ku memakan bakso mini walaupun saat itu masih panas.
Aku memutuskan untuk tidak memakan terlebih dahulu, walaupun saat itu perutku
sudah over lapar.
Dengan dibungkus plastik bening, perutku
sudah tidak sabar untuk memakan bakso mini tersebut. Akhirnya ku putuskan untuk
membuka plastiknya. Ketika aku sedang membuka plastik berisi bakso, aku merasa
tergesa-gesa membukanya karena memang sudah terlalu lapar. Namun, ternyat
plastik yang saya gigit, membuka terlalu besar, aku pun kaget dan semua isi di
dalam plastic itu tumpah di jalan. Baju, kerudung dan celanaku pun tak
terhindar dari tumpahan bakso mini calon makan siangku.
Saat itu aku kaget luar biasa dan
tentunya malu yang aku rasakan. Ada salah satu temanku yang berkata bahwa aku
harus berhati-hati dan sabar, jangan tergesa-gesa, jadi baksonya tidak tumpah.
Akhirnya, siang itu calon makan siangku taka ada lagi dan taka da makan siang
untuk ku.
Berdasarkan cerita tersebut, mengajarkan
kepada kita bahwa ketika dalam mengambil keputusan apapun itu jangan sampai
tergesa-gesa serta harus berhati-hati dan penuh pertimbangan.


Kak tolonv diberi stryjturnya