semua telah terlukiskan dengan indah
semua alunan kasih sayang mu begitu mengena
tak melunturkan niatmu
tuk mendorongku pada panggung kesuksesan
semua yang telah kau berikan
tak sempat ku membalasnya
dengan lirih bibirmu berkata
kau lah anakku, buah hati yang terindu
segala yang kau lakukan teramat berlebih untukku
mengingatmu ku rindu
terlalu hangat pelukmu
hingga ku terlelap
aku ingin melakukannya
untukmu
untuk kebahagiaanku dan Ibu
bersama merangkul kebahagiaan sejati
selamanya
hingga hasrat memburuk tak terungkap kembali
derai tawa mu yang ku inginkan
karena sering ku melihat kau meneteskan air mata
aku berjanji,
demi kehidupanku
kebahagiaan Ibu
berusaha ku tuk tetap berlari
mengejar yang telah teringinkan
untuk semua yang telah dipersatukan
tekad yang membara tuk hidup yang lebih berbahagia
bersama membuka pintu kebahagian yang abadi
selamanya. . .
*Tsalisa Yuliyanti
semua alunan kasih sayang mu begitu mengena
tak melunturkan niatmu
tuk mendorongku pada panggung kesuksesan
semua yang telah kau berikan
tak sempat ku membalasnya
dengan lirih bibirmu berkata
kau lah anakku, buah hati yang terindu
segala yang kau lakukan teramat berlebih untukku
mengingatmu ku rindu
terlalu hangat pelukmu
hingga ku terlelap
aku ingin melakukannya
untukmu
untuk kebahagiaanku dan Ibu
bersama merangkul kebahagiaan sejati
selamanya
hingga hasrat memburuk tak terungkap kembali
derai tawa mu yang ku inginkan
karena sering ku melihat kau meneteskan air mata
aku berjanji,
demi kehidupanku
kebahagiaan Ibu
berusaha ku tuk tetap berlari
mengejar yang telah teringinkan
untuk semua yang telah dipersatukan
tekad yang membara tuk hidup yang lebih berbahagia
bersama membuka pintu kebahagian yang abadi
selamanya. . .
*Tsalisa Yuliyanti


Posting Komentar