Dari
hutan,
Teduh,
sejuk menyejukan mata dan hati
Fakultas
Bahasa dan Seni
Tertulis
di depan mata saat ini
Keringat
mulai bercucur kencang
Hutan
sudah tak lagi ku pijaki
Nampak
tongkat di depan mata
Warnanya
putih, bisakan ku pegang dengan jemari
Lalu
mengangkat sampai tunggi
Namun
tak bisa,
Tongkat
itu kokoh, bukan kayu
Ia
besi
Tepat
di atasku adalah sang surya
Gema
adzan berkumandang
Keringat
mongering, namun masih banjir di pipi
Menengadah
kepalaku ke atas
Kain
berkibar jauh di atas ubun-ubun
Angin
kau mambawa
Merah
putih, melindungiku
Merah
putih
Tsalisa Yuliyanti


Merah Putih!!!
Puisi yang bagus, jadi tetep Cinta Indonesia!!
Suka sama penunjuk waktunya, lucu seperti aku.
wah cinta indonesia :) . blogmu bagus, wallpaper templatemu lucu, termasuk simpel dan nggak terkesan alay